Bab 37

2703 Kata

      Tiba di apartemen aku menangis keras dalam kesendirian, memikirkan nasib dan kekecewaan karena terlalu mempercayai orang lain. Seharusnya sejak awal aku tidak mengandalkan dan terlalu bergantung pada Brian. Sekarang setelah dia mengecewakanku, aku merasa marah dan sakit. Lebih marah dan tersakiti dibandingkan ketika Adri menunjukkan kalau dia masih mencintai Adya. Kenapa Brian memperlakukanku seperti ini, sedangkan dengan begitu polosnya aku percaya dia tidak akan melakukan apa pun yang akan membuatku menangis seperti janjinya. Sekarang apa yang harus kulakukan lagi? Setelah menangis beberapa lama, terbersit dalam benakku mengenai hutang yang harus kukembalikan padanya. Sekarang mustahil mengembalikannya tanpa bekerja. Kuambil ponsel dan menelpon Maya, berharap dia tidak sibuk dan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN