Menghalaunya

2583 Kata

    Shaka berlari ke arah yang berbeda dengan Pink dan Nares. Jemarinya menggeser daftar kontak, siapa tahu ia sudah pernah menyimpan nomor Roland. Ternyata belum. Shaka berpikir keras di mana kira-kira ia bisa menemukan Roland sekarang. Di rumah Nares, di kantor ayah Nares, di rumah sakit, atau justru di tempat lain? Sial ... baru sekarang Shaka menyesal karena tak menyimpan nomor seseorang.     "Lho ... mau ke mana kamu?" Sekuriti itu melotot dan berteriak pada Shaka yang sudah berada dalam mobil, bersiap keluar dari gerbang.     "Ada urusan penting, Pak."     "Urusan penting apa? Bikin surat izin dulu sana! Nggak boleh sembarangan, harus ngikutin prosedur!"     "Kelamaan, Pak. Ini urgent!"     "Saya nggak akan biarin kamu pergi!" Sekuriti itu menghadang bagian depan mobil Shaka.  

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN