"Iya Beb, nanti malam jam tujuh. Tentu saja aku akan tampil sempurna seperti biasa. Oke Beb, sampai nanti malam, mmmmuah!" Buk! "Aduh! Oy! Kei!" Citra bersungut-sungut kesal, setelah menyingkirkan handuk basah bekas menggosok rambut sahabatnya yang tiba-tiba mendarat tepat ke wajahnya. "Lo pikir muka gue gantungan, hah?" Kei yang sudah mendudukkan diri di kursi depan meja riasnya, hanya mengedikkan bahu tak acuh. Menyalakan hairdryer dan mulai sibuk mengeringkan rambut panjangnya yang setengah basah. "Patah hati berkepanjangan bikin lo makin menyebalkan ya!" Ucap Citra sedikit keras, agar suaranya tak tenggelam dengan bisingnya suara hairdryer. Mencebik kesal, gadis itu memilih untuk kembali menggulir layar ponselnya. Melihat beberapa model gaun yang mungkin bisa menjadi inspirasi untu

