38. Shalat berjamaah

1150 Kata

Tok ... Tok ... Tok "Puspa boleh bunda masuk, sayang?" Puspa langsung berdiri, meletakkan buku harian milik Pipit ke tempat semula. Lalu membuka pintu kamarnya, mempersilahkan bunda masuk ke dalam. "Tadi lagi ngapain?" tanya Siti. Duduk di pinggiran kasur. Yang di ikuti oleh Puspa sendiri. "Iseng lagi baca buku harian Pipit, bun." balas Puspa cengengesan. Mereka terdiam cukup lama. Tak berapa lama, Puspa tersentak saat Siti menggenggam tangan nya. "Jaka sudah cerita semuanya. Bunda mau marah sama kamu, tapi nggak bisa." Siti tersenyum teduh. "Karena pada dasarnya manusia itu juga punya sifat egois. Cuman bunda sedikit kecewa sama kamu, itu saja." lanjut Siti, meski jauh di lubuk hatinya tidak menyangka kalau Puspa akan bisa menjadi orang egois, padahal selama ini Siti tahu kalau karak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN