Bab 8. Trauma Masa Lalu Langit berubah kelam saat tubuhmu berada dalam dekap ku ... Kau memilih kembali padaNYA ... Takdir lah yang memisahkan kita ... Namun dirimu terpatri dalam kenangan ku .... ** Hari sudah menjelang sore. Aku bergegas pergi ke lokasi tempat Denis dan keluarganya bekerja. Aku tahu mereka sangat murka padaku karena aku menyuruh mereka bekerja dibawah tekanan. Bersama Penti pengawal dan supirku, aku meluncur ke lokasi itu. Setiba disana kulihat mereka masih berkutat dengan cangkul, arit dan lain-lain. Aku melengkungkan bibir ketika melihat keringat bercucuran dan wajah wajah mereka yang terlihat lelah. Aku terlalu jahat gak ya, aku membatin dalam hati. Oh sungguh hati nurani ku kembali berbicara bahwa yang kulakukan terlalu berlebihan. Namun disisi lain hatiku me

