"Gak kerasa ya minggu depan udah UAS ganjil," ujar Kanza kemudian merenggangkan otot-ototnya sambil menguap. Sahira menanggapinya dengan senyuman, membereskan buku ke dalam tas sambil memperhatikan kepergian Bu Dewi yang sudah selesai mengajar Seni Budaya di jam terakhir ini. Iringan bel terdengar, menimbulkan keributan para murid yang tampak bahagia sambil bersorak. "Kamu mau lanjut kuliah ke mana?" tanya Sahira. Kanza tampak berpikir, kedua matanya menatap langit-langit kelas. "Mungkin gue mau ke Universitas yang ada di Bandung. Saran kakak gue sih, soalnya di sana ada paman juga," jelasnya seraya menyisir rambutnya dengan sisir kecil. Kelas sudah kosong, menyisakan mereka berdua yang masih mengobrol ria membicarakan universitas mana yang akan menjadi tempat mereka berkuliah. Dari da

