Selesai

1290 Kata

Sahira menarik napas, memasukkan kedua tangannya ke dalam saku jaket warna kuning emas kemudian melangkah pelan-pelan memasuki gerbang rumah Bara. Sudah seminggu, mereka tidak bertemu. Sejak pertengkaran kecil itu, Bara tidak pernah lagi menghubungi Sahira begitu pun sebaliknya. Keduanya sama-sama keras kepala dan merasa paling benar. Hari ini, tepatnya minggu, Sahira memutuskan memotong ego-nya sendiri dan mengalah. Dia akan meminta maaf dan berharap hubungannya kembali baik-baik saja dengan Bara. Bel ditekan yang ketiga kali, muncullah Bi Asih yang tampak sedang memasak karena memakai celemek. "Non, Ira? Lama gak ketemu," katanya antusias, melihat penampilan Sahira dari atas hingga bawah dengan pangling. Sahira mengukir senyum, mencuri pandang ke dalam rumah mencari Bara. "Baranya ad

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN