Evander POV Dua bulan sudah aku berada di negeri asing ini dengan segala perbedaannya. Selain bekerja, sebenarnya banyak hal yang bisa kulakukan, bersenang-senang misalnya. Walaupun aku adalah mantan penghibur, tapi aku tidak suka bersenang-senang dengan cara itu. Aku lebih memilih untuk menjelajah alam atau berjalan-jalan keliling kota sesekali dan hal itu selalu kulakukan seorang diri. Bukan membatasi pergaulan, aku hanya ingin waktu disini menjadi metode untukku mengenal diriku sendiri lebih jauh lagi. Aku telah bekerja tanpa jeda sejak remaja dan tak memiliki banyak waktu untuk menemukan passionku yang sesungguhnya. “Dokumen yang harus anda tanda tangani, sir!” Sekretarisku mengulurkan beberapa lembar dokumen keatas meja kerja. “Terima kasih! Tinggalkan saja disana,” balasku yang

