Ariana POV “God dammit!” Benda elektronik pipih seukuran buku itu teronggok begitu saja diatas ranjang. Setelah satu hari menunggu, akhirnya aku mendapatkan laporan dari orang bayaranku. Hasilnya membuatku sangat tercengang. Kaget. Bahkan ketakutan. Bagaimana bisa seorang Ariana Durand kecolongan dan seceroboh ini? Kecurigaanku terbukti. Penari misterius di malam panas itu adalah asistenku sendiri, Evander Julius Young. Bodohnya aku yang tak menyadari jika nama yang ia gunakan adalah nama tengahnya, sama sepertiku yang menggunakan nama tengahku saat melakukan penyamaran. Dia telah tiga tahun menjadi pria penghibur karena kelima adik kembarnya mulai sekolah dan membutuhkan biaya yang besar. Gaji yang kuberikan padanya sebagai asisten pribadiku sepertinya tidak cukup untuk memenuhi kebut

