SELAMANYA

1203 Kata

“Sini sayang,” Ario memintanya naik ke pangkuannya, sambil memundurkan kursinya. Ranti perlahan bergerak ke kursi Ario sehingga tubuh mereka saling berhadapan. Ario mencium dan menjilati puncak buahdada Ranti perlahan. Ranti menjambak rambut Ario. Ia menginginkannya sejak dua hari lalu. Tapi kejadian macet itu membuat perhatiannya teralihkan. Namun rasa itu kembali. Ah, Ranti begitu bergelora. Ranti merasakan lidah Ario terus bergerak di puncak payudaranya, dan itu membuatnya terangsang. Tiba-tiba, Ario berhenti. Ia menarik bajunya hingga menyisakan celana dalam yang menutupi tubuhnya. Ario menatapnya penuh hasrat, jarinya mengelus rambut kekasihnya, lalu turun ke matanya, hidungnya, mulutnya… Saat jari Ario menyentuh bibirnya, Ranti menyentuhnya dan mulai menjilati jari itu.. Ario

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN