“Pisau kecil Swiss Army ditemukan di tubuh Evan, ada noda darahnya. Kelihatannya darahmu,” Irwan mendekati Ario dan menjelaskan semuanya. Ario mencoba menenangkan dirinya, “Tuntut saja, ini bahaya. Dia berarti dengan sadar melukai. Kurang ajar. Aku tidak mau dia bebas dan bisa melakukannya pada Ranti.” Ario mendadak merasa sesak sendiri. Kalau ia tidak datang tepat waktu, apa yang bisa Ranti lakukan dengan Evan memiliki senjata itu? Oh.. Membayangkannya membuat Ario merasa ketakutan kalau Ranti terluka. Ia melihat ke arah Ranti dan bersyukur, kekasihnya tidak terluka sedikitpun. Irwan menghela nafas panjang, kemungkinan Evan mengeluarkan pisau itu saat baku hantam dengan Ario. Kasus ini berkembang tidak hanya bicara pelecehan, tapi Evan sudah berani mengeluarkan senjata saat perten

