November 2019 "Ardi, ups Pak Para maksudku. Di-dia bukan mantan aku, Ka." Alika menuturkan penjelasan sambil menggaruk-garuk tengkuk dan lengannya yang terasa gatal. Sementara Arka bukannya memperhatikan perkataan Alika, dia justru sibuk mengecek sampel serum di atas mejanya. "Kami cuma temen kuliah, Ka," lanjut Alika yang memutar badannya ke hadapan Arka. Namun Arka malah berbalik dan memunggungi gadis itu. Oalah ... cowok kok gampang banget digombalin, tapi gam-pang banget ngambek. Bapernya na'uzubillahi min zalik! "Kalau kalian cuma temen, kenapa adik Pak Para tadi bilang kalau lo mantan kakaknya?" "Oke, aku akui ini semua salahku. Dulu aku sempet ngejar-ngejar kakaknya dan mencari perhatian lewat Ayu. Karena itulah, nggak salah kalau Ayu pikir bahwa aku ini mantan kakak-nya." "

