"Seandainya bisa, aku mau Ayap itu tetap menjadi anak bayi selamanya." Sebenarnya Tuka tak hadir di sekolah bukan karena sibuk di pabrik botol susunya, melainkan dia janji bertemu dengan anaknya, Tumba, di suatu tempat. Jadi tak adalah itu soal pegawai yang kata Ayap ngemut p****l botol s**u seraya membayangkan ngemut p****l susunya cewek. Itu cuma akal-akalannya Tuka agar Ayap tak curiga dia kini tengah bertemu dengan ibunya. Tuka mendesah waktu melihat anak semata wayangnya menggendong tas yang tampak berisi banyak sekali pakaian di dalamnya. Dia memutuskan untuk duduk ketika melihat Tumba duduk. "Jadi satu hari kemarin kamu menginap dimana, Sayang?" tanya Tuka yang sebenarnya ingin sekali mengelus kepala anak perempuan kesayangannya itu. "Jangan bilang kalau kamu menumpang di rumah

