Pamit

1726 Kata

Tratak sudah terpasang sejak semalam. Suara lantunan ayat-ayat juga sudah menggema melalui seperangkat sound system. Kursi-kursi sudah ditata rapi di depan rumah. Sedangkan di bagian dalam rumah, hampir semua barang-barang dipindahkan ke halaman belakang dan diganti dengan tikar lebar. Mas Johnny hanya bisa menunduk dalam-dalam ditemani Arini. Ia tidak pernah menyangka jika hari ini semuanya terjadi. Ia belum siap dan tidak pernah siap. Tetapi alih-alih menangis meratapi kepergian Bina, Mas Johnny nampak lebih tegar ketimbang mama dan papa yang sudah beberapa kali tidak sadarkan diri. Keluarga mereka sedang berduka. Dalam kesibukan mama dan papa melayani pelanggan di warung bakso, sebuah dering telepon menghentikan aktivitas mama yang sedang membereskan pecahan mangkuk. Mama langsung mel

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN