Setelah apa yang dikatakan Griya kemarin, Zira kini sering mengawasi gerak-gerik Kenan. Mulai dari anak itu bermain, makan bahkan saat anak itu terlelap. Hatinya seringkali tidak memgizinkannya untuk melakukan hal itu. Tapi tekadnya sudah bulat. Itu adalah keputusannya. "Bunda salah apa sama kamu sayang?" Zira mengusap lembut kepala Kenan. Ia melihat sekeliling yang tampak dipenuhi beberapa foto. Dan kalau kalian mau tau itu foto siapa, itu foto Megan. Ya. Ibu kandung Kenan Kinan. Mulai dari Megan yang tertawa, hingga Megan yang tengah tertidur. Dulu, poto itu terpajang disetiap sisi kamar David. Tapi sekarang, berpindah tempat menjadi dikamar Kenan. Ia tersenyum miris menatap gambar-gambar yang terpajang. "Ra?" Zira tersentak dan menoleh cepat kebelakang. Disana suaminya

