Iren baru saja masuk ke ruang guru dan meletakkan berkas milik Pak Joko ke mejanya. Namun, panggilan Pak Joko membuat Iren mengurungkan niatnya untuk ke luar dari ruang guru. "Kamu ikut Bapak sebentar, ya, ke ruang BK. Ada yang mau Bapak bicarakan sama kamu, Iren." titah Pak Joko membuat tubuh Iren menegang. Perasaannya mendadak tidak keruan. Iren takut jika Pak Joko akan membahas perihal mamanya yang protes mengenai kejadian kemarin. Mia sudah membuat Iren malu di hadapan guru-gurunya. Namun, Iren tidak bisa menolak untuk tidak mengikuti ucapan Pak Joko. Dia hanya bisa mengangguk dengan degup jantung yang berpacu lebih cepat dari biasanya. Meski hanya ada dua kemungkinan di kepala Iren saat ini, mengenai penyeleksian olimpiade atau masalah Mia yang protes dengan kejadian laptop di kela

