Part 64

2706 Kata

Langkah kaki Yura membawanya ke rumah yang terlalu takut untuk dia singgahi. Rasa-rasanya melihat rumah yang selama ini dia tempati begitu terasa hampa dan lebih menyakitkan. Kepingan memori pahit selalu berada dalam bayang-bayang Yura. Rasa sakit itu tak kunjung reda seiring berjalannya waktu. Yura menarik napas dalam-dalam, meyakinkan dirinya sendiri bahwa dia akan menghadapi semua ini. Yura tidak bisa menghindari permasalahan yang ada. Meski rasanya Yura sulit untuk menerima keadaan, tapi Yura mencoba untuk bertahan setidaknya untuk dirinya sendiri. Yura benar-benar lelah jika saja teman-temannya tak membujuk Yura untuk pulang. Pada akhirnya, sejauh dan sekeras apa pun Yura memilih untuk pergi, dia akan kembali ke rumahnya. Namun, rasa sakit itu tak akan pernah hilang. Luka di hatinya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN