"Ser, ambilin popok yang masih bersih dong di kamar!" Siera berdecak, meskipun begitu dia tetap saja berjalan ke arah kamar Nares untuk mengambil popok untuk keponakannya. "Ser!! Zena nangis nih!" Siera rasanya ingin melempar satu pak popok yang dipegangnya saat Nares bahkan hanya bisa berteriak dan tidak bisa membantunya untuk menenangkan Zena. "Kamu berisik banget! Kamu tinggal kasih botol susunya ke Zena biar dia berhenti nangis," omel Siera. Namun sahabatnya itu hanya menyengir tanpa rasa bersalah. "Aku lupa kalau Zena udah bisa pegang botol susunya sendiri," kilahnya. Siera mencibir, memberikan popok untuk Gala dan setelahnya langsung menggendong Zena yang menangis. "Nanti kalau Zena udah besar, kamu gantian harus jagain dia ya," pinta Siera. Nares yang sedang memasangkan pop

