Bab 44

1014 Kata

[Nadia POV] "Ya udah besok-besok lakuin apa yang kamu mau, mau tidur makan nonton seterah kamu mau ngapain." Dev melemparkan jaketnya kesofa dan berjalan memasuki kamar. Tadi.. Di mall bali galeria. "Lah kamu istrinya masa perhatiannya sama aku?" Seketika para spg disana memperhatikan diriku. Aku masa bodo dengan tatapan mereka aku bisa berbohong bahwa aku saudara teman atau sebagainya yang sedang hamil. Agar mereka tidak menganggap aku siapa-siapanya Dev. Namun sudah kepalang Dev tadi memperlakukan diriku layaknya seorang istri, dia langsung mendekat, "Nad? Kamu kenapa sih kalau ngomong gak pernah disaring dulu, gak pernah dipikir dulu?" Tegasnya berbisik padaku. "Mas kita keluar yuk, gak enak dilihat mbak-mbak disini." Intan menarik tangan Dev untuk keluar dari store tersebut.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN