Bab 43

1193 Kata

[Nadia POV] Aku terbangun berusaha mengumpulkan semua nyawaku yang masih tenggelam di alam bawah sadar. Aku tau dan aku sadar sepenuhnya bahwa itu hanya sebatas khayalanku saja. Entah kenapa dia sering kali hadir didalam mimpiku akhir-akhir ini. Aku harus terbangun agar tak terus membayangkan dirinya, tiap kali tidur siang terpaksa untuk bangun karena dia terlintas dalam mimpiku, kadang aku juga harus terbangun saat tengah malam atau dini hari hanya gara-gara dia ada didalam mimpiku. Kupikir berniat untuk melupakannya rasa sakitku akan berkurang namun justru yang terjadi dia terus hadir disetiap mimpiku, "Ini sangat menyiksa diriku Tuhan." Aku melamun membayangkan dirinya, "Dia saja tak pernah memikirkanku bahkan tak pernah ada diriku didalam hidupnya namun kenapa dia masih saja mengi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN