Huuh kenapa udaranya dingin sekali, aku mencoba melirik jam di layar ponselku. Pukul 05.00 WITA Waduh.... aku terlambat belum sholat subuh. Aku bergegas bangun dan merapkan semua piranti tidurku. Kulihat Mas Hendrik sudah tidak ada di tempatnya. Kemana dia ? Aku terngat janjiku pada Letna Arif itu sebabnya aku mempercepat gerakanku. Aku tidak ingin semua terlambat hanya gara-gara aku yang tidak bergegas. Usai melaksanakan sholat subuh aky ngn sekali membuat teh hangat manis, past akan enak rasanya. Cuaca dingin menyeruput teh manis , wah nkmat rasanya. Menuju dapur diriku, menyalakan kompor, mempersiapkan gelas untuk tempat menuang air panas. Tiba - tiba rintihan itu terdengar lagi, nyaring, sedang kemudian hilang. Sungguh aku ingin sekali melihat rintihan itu kebelakang kemudian

