Tiga bulan berlalu usai hari itu, misteri kematian yang tidak ditemukan jawabannya karena kabarnya nenek Inur bungkam. Semua bungkam. Membiarkan proses hukum berjalan. Aku dan mas Hendrik menjalani kehidupanku di rumah dengan anak-anak juga mama. Kebiasaan-kebiasaan rutin pun tetap kami lakukan. Apakah wanita itu tidak pernah datang ? Datang, ia tetap datang namun bukan lagi kuanggap gangguan yang menakutkan. Selalu begitu pesan mas Hendrik suamiku. Aku menjalani hari-hari seperti layaknya manusia normal meski aku tetap merasakan sakit juga nyeri di kemaluan. Aku tetap tidak mampu melayani suamiku dalam bercinta. Tapi mas Hendrik memang lelaki yang baik, ia bahkan tidak menuntut akan pemenuhan kebutuhannya. Ia malah tetap menyemangatiku agar aku tidak berkecil hati, agar aku tetap sem

