Ruang latihan Studio 9 tampak lebih hening dari biasanya. Tidak ada kru, tidak ada kamera. Hanya Selena, Theodore, dan Ellie yang duduk bersila di atas lantai kayu, masing-masing memegang naskah Velvet Midnight. Jendela besar memandikan ruangan dengan cahaya alami yang lembut. Ellie mengenakan sweater abu-abu kebesaran, kacamatanya turun sedikit di batang hidung saat ia menatap dua pemeran utama filmnya. “Aku ingin kalian membaca ulang adegan ke-14,” ucap Ellie, suaranya lembut namun tegas. “Scene pertama ketika Kiara mulai merasa tubuhnya bukan miliknya lagi.” Selena membuka halamannya, menelan ludah. Adegan itu… adalah salah satu yang paling ia takuti. Theodore melirik sekilas ke arah Selena. “Kau ingin aku mulai dulu?” Selena mengangguk, mencoba tetap tenang. “Silakan.” Suara Theo

