Benih siapa?

1097 Kata

Cimitero Monumentale di Palermo, Sicily Langit kelabu menggantung rendah di atas tanah batu yang menampung sejarah panjang keluarga-keluarga berkuasa. Di tengah hamparan makam marmer, Aldo Alvarendra berdiri tegak di depan sebuah altar megah, matanya tak beranjak dari abu ibunya, Diana Alvarendra, yang perlahan dihembuskan angin. Wajahnya tak menunjukkan emosi, tapi di dalamnya, sebuah penyesalan yang terlambat mengakar dalam. Dia gagal datang tepat waktu untuk menyelamatkan ibunya. Di sekelilingnya, kolega dan bawahannya hadir dalam keheningan yang berbobot. Para pria mengenakan jas hitam Armani yang terjahit sempurna, kain wol yang menyerap kelembaban dingin pagi, sementara beberapa wanita dalam gaun gelap dengan potongan konservatif, seolah mencerminkan keseriusan situasi. Tapi di ba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN