Seminggu berlalu, kehidupan rumah tangga Gema dan Yuni pun semakin mesra dan tentram. Gema sengaja tak memberi tahu sang istri bahwa tahap demi tahap persiapan resepsi pernikahan mereka terus berjalan meskipun permasalahan menghampiri rumah tangga keduanya akhir-akhir ini. “Kita mau ke mana?” Gema hanya tersenyum lalu tak lama kemudian mobil pun berhenti di sebuah parkiran gedung berlantai tiga. “Ini butik siapa?” tanya Yuni begitu melihat plang juga neon box yang menunjukkan nama tempat itu. Gema bergegas turun dan mengitari depan mobilnya untuk membukakan pintu bagi sang istri. Melepaskan seat belt-nya, Yuni meraih uluran tangan Gema dan mengucapkan terima kasih setelah pria itu mempersilakannya turun. “Mau ngapain kita ke sini?” “Ayo masuk dulu! Nanti kamu juga tahu,” sahut sang

