Malam hari setelah Akhtar menenangkan dirinya akhirnya dia kembali ke kamar Shanum. Akhtar fikir Shanum sudah tidur, tapi ternyata Shanum masih terjaga. Sedangkan Shanum di kamarnya terlihat sangat gusar menunggu Akhtar. CKLEK. Saat melihat Akhtar masuk Shanum langsung memanggil Akhtar, bahkan ia berusaha turun dari ranjang untuk mendekati suaminya. “ Mas.” “ Num, apa yang kamu lakukan. Kamu mau kemana, kamu belum boleh turun num. Kalau butuh sesuatu bilang ke aku biar aku ambilin.” Tanya Akhtar yang mencegah Shanum untuk turun. Dan tanpa Akhtar duga, Shanum langsung memeluk dirinya. “ Maafin Shanum ya mas, pasti Shanum udah banyak menyakiti hati mas Akhtar.” “ Kenapa kamu bicara seperti ini num, aku baik-baik aja kok. Memangnya aku kenapa.” Tanya Akhtar. “ Terus tadi kenapa mas Akht

