41. Ribut Besar

1900 Kata

“Malem keluar yok,” ucap Dicky sesaat setelah keluar dari kelas. “Ngapain lagi, Dik. Lo nggak tahu teman lo ini udah tobat,” ucap Yonathan seraya merangkul Abimanyu. Abimanyu hanya terkekeh untuk menanggapi kalimat itu. “Lo pada nggak suntuk apa? Mahasiswa akhir, tugas bejibun, bikin kepala mau meledak rasanya,” ucap Dicky dramatis. Abimanyu dan Yonathan sampai bergidik melihat Dicky yang berlebihan itu. “Kaya lo pernah mikir aja, sok-sokan kepala mau meledak,” sarkas Abimanyu yang langsung mendapat respon baik dari Yonathan. Keduanya bahkan sibuk bertos ria. Membuat Dicky sebal tidak karuan. “Seriusan nih gue. Ajak Namora sekalian, Bi,” lanjut Dicky kembali pada pembahasan semula. Abimanyu menggeleng tidak setuju. “Nggak deh. Repot kalau ada apa-apa bawa anak orang.” “Alah kaya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN