BAB 52

1922 Kata

Axele bisa merasakan ketakutan yang ada pada diri sang mate. Untuk itulah Axele akan benar-benar mendampingi sang istri ke depannya. Pria itu mengusap pelan tangan Celesse, membuat wanita itu menoleh kepadanya. Tatapannnya masih sama seperti beberapa menit yang lalu, penuh dengan kegelisahan dan kekhawatiran. "Aku akan menemanimu hingga prosesnya selesai," kata Axele sekali meyakinkan Celesse lagi. "Aku ... aku takut, Axel. Bagaimana jika kutukannya tidak hilang?" "Kita percayakan semuanya pada Wizard Berta. Aku sangat tahu dia pasti paham dengan apa yang harus dia lakukan," yakinkan Axele kembali. Celesse masih terdiam. Da banyak hal yang mengganjal di hatinya. Perasaannya tidak tenang ketika Axele membahas perihal upacara penyucian itu. Tapi, jika ia tak melakukan upacara itu, ny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN