Tamu tak terduga, datang ke rumah kami hari ini. Masih terlalu pagi sebenarnya untuk dia datang ke rumah orang. Namun, ternyata dia telah melakukan perjalanan sejak malam dari kota. Dan dia juga sebenarnya setengah hati memutuskan untuk singgah di rumahku dan Radit. Namanya Damar, teman masa kuliah Radit yang saat ini tengah bekerja di perusahaan sawit. Sebenarnya dia akan ke tumbang samba untuk menemui keluarganya, setelah sebelumnya pergi ke desa menduing untuk bertemu kekasih pujaan hatinya. Radit mengajak Damar untuk makan pagi bersama kami, juga setelah sebelumnya Damar meminta izin untuk menumpang mandi. Setelah makan pagi, kami pun mengobrol di ruang tamu sembari menikmati kopi dan camilan. Damar sosok yang ramah, juga suka bercanda. Cukup nyambung ketika kami saling bertukar cer

