Bab 50

1132 Kata

Langit sore berwarna perak kusam ketika Lavinia menekan bel ruang pribadi di lantai dasar rumahnya. Seth, pria bersetelan hitam yang sejak lama menjadi bayangannya, berdiri tegak di sisi pintu. “Antarkan ini,” ujarnya, menyerahkan satu map hitam bersegel. Tidak banyak penjelasan. Hanya nada yang terlalu tenang untuk urusan sebesar ini. Seth menerimanya tanpa bertanya. Ia tahu, saat Lavinia menyuruhnya mengantar sesuatu, benda itu tak pernah ringan maknanya meski ia tak perlu tahu isinya. “Ke apartemen Elvano?” tanyanya singkat. Lavinia mengangguk sekali. “Hari ini.” Ia tak mengatakan lebih. Tak ada kalimat sentimental. Tak ada desahan ragu. Karena baginya, yang harus dikatakan telah selesai sejak malam Elvano memilih dicopot dari jabatannya dan tak benar-benar pulang. Dan sekarang,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN