Brak... Pintu dua pintu itu dibuka secara kasar. Mengagetkan beberapa pelayan yang sedang melakukan tugasnya di ruang tamu. Langkah kaki dari si pelaku -pembuka pintu- terdengar keras memasuki rumah. Jalan lurus tanpa menghiraukan beberapa pelayan yang menunduk padanya. Brak... Lagi, pelayan-pelayan itu dikejutkan. Kali ini entah apa lagi yang dilakukan sang tuan. Mereka berharap tidak terjadi apa-apa dengan anggota dalam pada tubuh mereka akibat kejutan yang mereka terima di pagi menjelang siang ini. "Argghh." Brrukk ... Bruukk ... Prang ... "Apa Tian ada di dalam kamarnya?" Pelayan yang tadinya berbisik satu sama lain, menoleh ke arah sumber suara. Mereka melihat seorang pria tak asing berdiri di hadapan mereka. "I-iya Tuan Atha," tanggap salah satu pelayan. Jelas sekali kegugup

