"Hugo, anakku tersayang. Ibu senang kamu pulang ke rumah dalam kondisi sehat." Lilian menyambut putranya dengan hangat. Emma terkejut melihat ibu mertuanya menyambut dengan duduk di kursi roda, terakhir kalinya bertemu di tempat yang sama, beliau terlihat segar dan sehat. "Ibu, kenapa keluar dari kamar? Bisa istirahat dulu," kata Hugo sambil membungkuk untuk membalas pelukan ibunya. "Ibu senang kamu kembali ke rumah ini, sayang. Ibu pusing karena para anggota komisaris suka menuntut ini itu, Ahan sudah berusaha menyanggupinya, tapi mereka terlalu rewel," keluh Lilian. Sesuai jadwal, mereka pulang ke rumah keluarga Bharion. Emma harus mengakui bahwa rumah ini terlalu besar dan tidak cocok untuk dirinya, hanya saja dia harus bertahan untuk bisa menjadi istri yang baik meskipun latar bel

