LELAH

1092 Kata

Emma menarik napas panjang lalu menghembuskannya perlahan, mengikuti ritme kerja Hugo membuat dia hampir gila. Menerima pasien tanpa henti, bahkan harus menghadapi pasien yang ketakutan dengan lari kesana kemari. Memang di dalam ruangan yang sudah dikunci, supaya pasien tidak bisa kabur, karena pemilik sudah mengeluarkan himbauan kalau anjing kesayangan mereka bisa membuka pintu dengan mudah. Hugo hanya berdiri diam di dekat meja praktik sambil memperhatikan tingkah laku si anjing jenis mongrel, atau bisa dibilang anjing campuran atau bahasa kampungnya, anjing kampung. Si anjing terlihat panik dengan berlari kesana kemari di dalam ruangan, sementara Emma berusaha mengejarnya. "Aduh, cantik. Kenapa malah lari?" tanya Emma sambil berusaha merayunya. "Sini, ada pak dokter ganteng yang mau m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN