Bab 51. Kemarahan Bella

308 Kata

Bab 51. Kemarahan Bella   “Aku akan mengikhlaskan jika melihat wanita itu menderita terlebih dahulu. Mata dibalas mata, nyawa dibalas nyawa,” desis Bella dengan kemarahan yang membayang di pelupuk matanya. Bella bahkan baru sebentar menyadari dirinya hamil dan dalam sekejap mata semuanya hilang bagaikan mimpi di siang hari. Dia harus membalas demi anak yang belum sempat terlahir dari rahimnya. Bella pasti akan merasa sangat menyesal jika memaafkan begitu saja perbuatan tidak bernurani dokter itu. “Aku akan mendukung apapun kemauan kamu, sayang,” ucap Ducan penuh kesungguhan. Karena, jujur dari lubuk hatinya yang terdalam ingin rasanya dia menguliti kulit dokter sok kecakepan itu dengan tangannya sendiri hingga rasa marahnya mereda. Akan tetapi, demi janjinya kepada Bella dia sampai men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN