bc

Dunia Freya

book_age16+
15
IKUTI
1K
BACA
family
mate
drama
another world
friendship
like
intro-logo
Uraian

Semua dimulai saat seorang anak perempuan bernama Freya tiba disebuah kota.

Freya pindah ke kota tersebut karena papanya yang memang harus pindah tugas dinas dari perusahaannya.

Dan disanalah Freya mulai berkenalan dengan 3 teman baru, mengenal lingkungan baru.

#satuarah

chap-preview
Pratinjau gratis
Sebuah Awal
Suara mobil dari kejauhan terdengar mendekati sebuah rumah.Kemudian mobil berhenti dan terlihat 3 orang pun turun dari mobil tersebut. Mereka berjalan mendekati pintu rumah dengan membawa barang-barang seperti dus. "Permisi" ucap seorang pria yang sambil memasuki rumahnya.  "Permisi" ucap seorang wanita juga yang sambil memasuki rumahnya.  "Mama, Papa kenapa harus permisi mau masuk rumah ke dalam rumah baru?" tanya seorang anak yang terlihat bingung. "Ga papa Freya, cuma kebiasaan aja" jawab mama Freya sambil tersenyum.  "Iy, cuma kebiasaan aja  Freya masuk ke rumah baru" sambung papa Freya menjawab. Dan mereka pun masuk kedalam rumah barunya dengan membawa barang-barang mereka. Freya dan keluarga pindah ke kota lain, karena papa Freya harus pindah ke kantor cabang perusahaan tempat papa Freya bekerja. Papa Freya meletakan barang-barang di ruang tamu, dan kemudian keluar lagi menuju ke mobil untuk mengambil barang yang masih belum terbawa. Sementara mama Freya terlihat sedang melihat dapur di rumah baru nya. Freya terlihat sangat bersemangat dengan rumah barunya.  Sambil melihat-lihat beberapa ruangan yang akan menjadi tempat Istirahat Freya.  Kemudian Freya naik ke atas menaiki tangga kayu yang berdebu.   Dan menemukan kamar yang pas untuk dirinya beristirahat.   "Papa, Freya mau tidur dikamar ini boleh? tanya Freya.  "Sebentar papa naik" balas papa Freya sambil meletakan beberapa dus di ruang tamu.   Derap langkah papa Freya terdengar saat menaiki tangga untuk melihat kamar baru Freya.  "Wah, bagus sekali ruangannya Freya, iya kamu boleh disini.  Tapi ati-ati ya saat naik dan turun tangganya" Ucap papa Freya.  "Yeaay asiik. Iya pa nanti Freya ati-ati naik turun tangganya" ucap Freya gembira.  Setelah mendapatkan ijin dari papa Freya, maka Freya segera turun dari lantai 2 ke lantai 1 untuk mengambil barang-barang Freya yang masih dikemas rapi di dalam dus. Freya pun langsung membawa barang-barang pribadinya yang ada di ruang tamu masuk ke kamar barunya.  Saat membongkar isi dus, Freya mendengar suara anak-anak sedang bermain di jalan.  Freya pun penasaran dan melihat melalui jendela kamarnya. Ada 3 orang anak yang sedang asik bermain.    "Mama, Freya mau main kedepan boleh?" tanya Freya dari dalam kamar.  "Kedepan mana Freya?" tanya mama Freya dari dapur.  "Depan rumah ma" jawab Freya.  "Ada siapa didepan?" tanya mama Freya lagi.  "Itu didepan ada yang lagi main 3 orang" jawab Freya.  Kemudian mama Freya pun melihat ke depan melalui jendela di ruang tamu."Kamu kenal mereka Freya?" tanya mama Freya."Belum sih ma, tapi Freya mau main sekalian lihat-lihat sekitar rumah ma" jawab Freya.  "Ya sudah kalau begitu. Mama ijinin Freya, tapi beresin kamar trus makan dulu ya, jangan sampai berantakan kamarnya" jawab mama Freya sambil memasak di dapur barunya.  "Okay ma" jawab Freya.   Freya pun mulai melanjutkan membongkar isi dusnya satu persatu dan mulai menata baju dan boneka-bonekanya.  Tak lama berselang mama Freya meminta Freya turun untuk makan kalau Freya sudah selesai merapikan kamarnya.  Freya pun turun dan langsung menuju ruang makan.   Dan ternyata disana sudah ada papa dan mama Freya yang menantikan Freya di meja makan.  "Yuk kita makan sama-sama, tapi cuci tangan dulu ya Freya" kata papa Freya."Mama udah masak makanan kesukaan kamu nih Freya" ucap mama Freya."Waaw, wangi sekali ya kalau mama yang masak" ucap Freya.Mama Freya pun tersenyum.  Freya pun segera ke wastafel untuk mencuci tangannya. Dan setelah itu menuju ke meja makan untuk makan bersama.  "Pelan-pelan makannya Freya" ucap mama Freya.  "Iya ma, ini pelan kok makannya" Jawab Freya.  "Kamu kenapa buru-buru makannya gitu?" tanya papa Freya.  "Mau main ke depan katanya, tuh ada yang lagi main di depan, tadi mama liat di jendela ada 3 anak lagi main di depan" balas mama Freya.  "Oh gitu, tapi jangan main jauh-jauh ya. Karena kita baru pindah, kita juuga belum kenalan sama semua tetangga disini." ucap papa Freya."Iya pa, Freya janji ga main jauh-jauh" balas Freya. "Pa, mama juga mau undang beberapa tetangga ke rumah kita besok sore biar saling kenal." ucap mama Freya. "Wah bagus itu ma, nanti papa bantu siapin semuanya ya ma." balas papa Freya   Tak lama mereka pun selesai makan, dan kemudian Freya keluar rumah.  Setelah diluar rumah, Freya pun tidak mendapati anak-anak yang tadi sedang bermain.  Freya sedih, karena ingin sekali bermain.  Freya pun coba mencari mereka di sekitar rumah.  Dan tidak menemukan mereka.  "Nak, kamu cantik sekali. Siapa nama kamu?" tiba-tiba datang pertanyaan dari sebelah rumah.  "Hallo oma, nama aku Freya" balas Freya sambil tersenyum.  "Wah  Freya baru pindah ya? kamu umur berapa?"tanya oma lagi. "Iya Oma baru aja pindah hari ini, aku umur 11 tahun oma" balas Freya.  "kamu pasti bakalan senang tinggal disini, walaupun jauh dari kota, tempat ini punya tempat-tempat yang bagus" ucap oma.  Tak lama kemudian ada suara mama Freya memanggil dari dalam rumah.  Freya pun pamit ke oma sebelah rumah.  Freya kemudian masuk ke dalam rumah dan cerita dengan papa mamanya kalau baru saja Freya ngobrol dengan oma tetangga sebelah. Papa dan mama Freya pun terlihat senang, karena artinya mereka diterima di tempat ini dengan baik. Freya menceritakan kalau memang tempat ini mempunyai tempat yang bagus-bagus.  Dan setelah bercerita Freya pun segera naik ke atas menuju kamarnya.  Kemudian Freya  puntiduran sambil menonton tv yang sudah selesai  di pasang papa Freya dan bermain dengan smartphone nya.  Kemudian Freya pun terlelap tidur.  Tiba-tiba Freya pun terbangun dan melihat jam di smartphone nya ternyata sudah sore.  Dan dari luar terdengar suara 3 orang anak itu lagi.  Freya pun langsung beranjak dari tempat tidurnya dan bergegas keluar dari kamarnya. Lalu ia pun menuruni anak tangga.  Seketika di bawah Freya pun bertemu dengan mamanya.  "Mau kemana Freya? kok buru-buru" tanya mamanya Freya.  "Freya mau main ma" jawab Freya  "Ingat ya Freya, jangan jauh-jauh mainnya ya Freya" suara papa Freya dari kejauhan.  "Iya pa" balas Freya.  Freya pun langsung keluar rumah dan menjumpai ke 3 anak tersebut.  Mereka saling menatap.   "Wah ada yang baru pindah ya?" tanya salah satu anak.  "Ga tau, papa dan mama ku ga cerita" balas temannya.  "Hai, kamu baru pindah ya? nama kamu siapa?" tanya salah satu anak. "Hai namaku Freya, aku baru pindah ke tempat ini dari kota" jawab Freya  "Hai Freya nama ku Vivin." ucap Vivin  "Hai juga Freya nama ku Vany." ucap Vany.  "Hai Freya nama ku Viktor mereka manggil aku Vik, katanya biar gampang dipanggilnya" ujar Viktor dengan muka yang agak asam. Vivin dan Vany pun  saling bertatapan dan tersenyum kecil melihat muka Vik yang agak kesal. "kamu unur berapa Freya?" tanya Vivin. "Aku umur 11. Kalau kamu umur berapa?" balas Freya. "Aku umur 12, Viktor 10, dan Vany yang paling kecil umur 8." Jawab Vivin "Oh iy, kamu sekolah dimana?" tanya Vin kepada Freya. "Belum tau, mama belum cerita aku mau sekolah dimana deh, kalau kalian dimana?" balas Freya. "Kalau kami sama satu sekolah di dekat pinggir sungai." jawab Vany. "Kalau abis ujan sepulang sekolah biasanya kami suka mancing ikan di samping sekolah." ucap Viktor "Sepertinya tempatnya bagus." ujar Freya. "Eh, kalian ada nomor telephone? biar kita bisa sambil ngobrol atau sambil main" tanya Freya. "Ada..ada" jawab mereka bertiga kompak. Dan mereka pun saling bertukar nomor telephone. Dari dalam rumah mama Freya pun memanggil Freya untuk mandi dan makan karena sudah hampir malam.  "Teman-teman aku pulang ya.  Sampai besok ya" ucap Freya. "Iya sampai besok ya Freya. Yuk Van, Vik kita juga pulang." ucap Vivin. Akhirnya mereka ber 3 pun pulang ke rumah masing-masing. Freya pun bergegas masuk ke dalam rumah.Sebelum masuk rumah, Freya sempat melihat oma yang baru saja keluar dari dalam rumah dan sedang duduk di teras rumahnya dengan membawa se cangkir teh. Freya pun menyempatkan untuk menyapa oma. Dan oma itu pun membalas sapaan Freya dengan senyuman yang hangat dan lambaian tangan.  Setelah tiba dirumah, Freya bergegeas mandi dan makan bersama mama dan papanya. Freya pun menceritakan pengalaman barunya hari itu.  Freya cerita dengan bersemangat. Papa dan mama Freya pun menyimak cerita Freya dengan semangat. Dan waktu pun sudah menjadi malam. Freya bergegas naik dan masuk ke kamarnya. Di dalam kamar, Freya mulai menyalakan tv dan mencari channel-channel yang menarik.Tiba-tiba ada pesan masuk ke smartphone nya. Freya pun membaca pesan tersebut, kemudian Freya tertawa kecil. Ternyata pesan tersebut datang dari Vivin, Vany, dan Viktor. Mereka pun saling kirim pesan melalui smartphonenya. Tidak terasa waktu pun sudah larut malam.Freya pun mulai mengantuk, ia kemudian meletakan smartphonenya dan mulai mematikan tv nya. Freya pun mulai meredupkan lampu kamarnya. Dan akhirnya Freya pun tidur terlelap di kamar baru nya.   To be continue...

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

Rise from the Darkness

read
8.6K
bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
189.0K
bc

B̶u̶k̶a̶n̶ Pacar Pura-Pura

read
155.8K
bc

Rebirth of The Queen

read
3.7K
bc

FATE ; Rebirth of the princess

read
36.0K
bc

DIHAMILI PAKSA Duda Mafia Anak 1

read
41.1K
bc

TERNODA

read
198.9K

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook