Selamat datang

1503 Kata
Tok..tok.. Suara pintu kamar Freya diketuk “Freya, bangun sudah pagi.” ucap mama Freya. “Iya ma.” jawab Freya yang masih dalam keadaan mengantuk. Freya pun meraih smartphone nya sekalian melihat beberapa notifikasi chat yang masuk, kemudian Freya pun melihat jam di smartphonenya dan jam sudah menunjukan jam 8.00 pagi. Freya langsung beranjak dari tempat tidurnya menuju ke kamar mandi. Setelah mandi dan berpakaian, Freya pun turun dan langsung menuju ruang makan. “Pagi pa, pagi ma.” ucap Freya. “Pagi Freya, wah sudah bangun anak papa.” balas papa Freya. “Pagi Freya, gimana tidur mu semalam?” tanya mama Freya. “Hmm..lumayan enak sih ma.” Balas Freya. “Kok pakai sih?” tanya papa Freya. “Iya pa, mungkin karena baru pertama kali tidur di tempat baru.” balas Freya. “Yuk kita makan, mama buat sarapan kesukaan kalian.” ucap mama Freya dengan senyuman. “Waah, ini kesukaan Freya ma. Makasih ya ma.” ucap Freya dengan senyum yang lebar. Setelah sarapan mama Freya meminta bantuan pada papa Freya dan Freya untuk mengundang tetangga, sebagai tanda perkenalan, karena mereka baru saja pindah ke tempat ini. Freya pun langsung keluar rumah. Dan rumah pertama yang dituju adalah rumah tetangga sebelah. Freya pun memanggil oma yang berada di sebelah rumahnya. Dan oma pun keluar kali ini oma keluar dengan opa. “Pagi Freya, ada apa? Ada yang bisa kami bantu?” tanya oma. “Ini anak tetangga baru sebelah ya?” tanya opa. “iya bener ini yang kemarin aku ceritaan.” balas oma. “Pagi oma, pagi opa. Freya cuma mau bilang, nanti sore mama mau undang opa dan oma untuk makan dirumah.” balas Freya. “Oh, ada undangan ya. Jam berapa Freya?” tanya oma. “Jam 5 oma. Oma datang ya. Opa juga ikut ya.” Balas Freya. “Iya kami ber dua bisa datang kok. Nanti kita berdua kesana ya.” Balas Oma. Setelah itu pun Freya langsung pamit dan pergi dari rimah oma dan opa. Freya pun mulai coba mengundang beberapa tetangga dekat rumah untuk datang nanti sore ke rumahnya. “Hei Freyaaa..” dari jauh terdengar suara Vivin memanggil. “Haaaii..” balas Freya. “Kamu mau kemana Freya?” tanya Vivin. “Aku mau undang tetangga nih, kata mama buat kenalan sama tetangga.” balas Freya. “Eh, kamu ikut ya Vin. Ajak Vany sama Vik sekalian, sama papa mama kamu juga ya” ajak Freya. “Wah, iya boleh, nanti aku kasih tau mereka ya.” Balas Vivin. “Acaranya cuma dirumah aja kok, jam 5 kata mama sih.” ucap Freya. “Eh, mana Vany dan VIk?” tanya Freya. “Ikut aku yuk. Mereka harusnya udah disana. Yuk ikut” ajak Vivin. Mereka berdua pun segera berjalan menuju tempat yang di sebut Vivin. Mereka berjalan melewati jalan setapak di kelilingi oleh rumput yang hijau dan pohon yang rimbun. Terdengar juga desiran ombak dari kejauhan. Mereka pun akhirnya hampir sampai ke tempat yang Vivin sebut. Hampir 30 menit lamanya perjalanan mereka. Di depan mereka terdapat sebuah bukit kecil yang tertutupi oleh rumput-rumput hijau. “Mereka harusnya sudah diatas” ucap Vivin. “Di atas sini?” tanya Freya. “Iya. Kita sudah hampir sampai nih Freya. Yuk lanjut, ati-ati licin ya” ucap Vivin. Mereka berdua pun menaiki bukit tersebut. Freya mengikuti langkah Vivin dengan hati-hati. “Hei Kaliannn..” Tegur Vivin “Haiiii..” balas Vany dan Vik berbarengan. “Hai Vany, Hai Vik” ucap Freya. “Wah selamat pagi Freya.” Ucap Vany. Freya pun terkejut dengan pemandangan yang sangat indah dari atas bukit. Terlihat laut di kejauhan. Dan terlihat juga rumah dimana Freya tinggal dari atas bukit. “Hei bagus kan..” Ujar Vik sambil tersenyum. “Iya bagus banget.” Jawab Freya. “Disini tempat kami ngumpul Freya. Biasanya kalau pagi masih sejuk udaranya.” ucap Vany. “Eh, nanti sore ajak papa mama kalian ya. Ada acara kecil di rumah aku jam 5 ya” ucap Freya. “Iya nanti aku bilang papa mama aku ya” balas Vany. “Woow. Okeh okeh, nanti aku info mereka” Balas Vik. Mereka pun bercanda dan bermain di sana. Smartphone Freya berdering. Ternyata telephone dari mama yang meminta Freya untuk pulang karerna sudah waktu makan siang. Mereka semua pun pulang dan harus berpisah menuju rumah masing-masing. Sesampainya dirumah Freya pun langsung menuju kamarnya. Dan tak lama kemudian Freya dipanggil oleh mamanya untuk segera turun dan makan. Freya pun bergegas turun ke ruang makan. Seperti biasa disana sudah ada papa Freya dan mama menunggu Freya untuk makan bersama. Freya pun menceritakan kalau ia mengundang teman - teman barunya dan orang tuanya untuk acara nanti sore. Papa dan mama Freya senang mendengar hal itu. Setelah makan siang selesai, Freya pun menuju ke kamar nya. Sambil menonton tv dan sambil ber cahat dengan temannya. Ia pun teringat betapa indahnya pemandangan dari atas bukit yang ia lihat tadi pagi bersama teman-temannya. Tok..tok Suara pintu kamar Freya di ketuk. “Freya sudah jam setengah 5, kamu belum siap - siap?” suara papa Freya di balik pintu kamar Freya. Freya pun terbangun dari tidurnya dan terkejut. “I..Iya pa, Freya siap - siap” balas Freya. Freya pun beranjak dari tempat tidurnya dan segera merapikan dirinya. Dan kemudian ia pun turun ke bawah. Ternyata di bawah pun sudah ada beberapa tetangga yang mulai berdatangan, karena jam sudah menunjukan jam 5. “Hallo..Freya, makasih sudah mengundang oma dan opa ya.” ucap oma tetangga sebelah sambil tersenyum. “Iya oma sama - sama” balas Freya dengan senyum. “Kamu sudah kenal dengan oma dan opa sebelah kan Freya?” tanya mama Freya. “Iya sudah ma, oma yang pertama kali nyapa Freya ma.” balas Freya. “Oh ternyata begitu kamu kenal dengan Oma Boen.” Ucap mama Freya. Waktu pun sudah semakin banyak yang datang. “Freya kesini sebentar.” panggil mama Freya. “Iya ma.” balas Freya. Freya pun menuju ke tempat mamanya. Dan mamanya Freya mulai mengenalkan satu persatu tetangganya dengan Freya. Freya pun mulai mencari teman - temannya tapi belum datang. Semantara mama dan papa Freya sedang mengobrol dengan tamu yang sudah tiba di ruang tamu. “Hai Freyaa” sapa Vivin yang baru saja tiba bersama Vany dan Vik beserta dengan orang tuanya masing - masing. “Hai kalian. Hai tante , hai Om” sapa Freya dengan senyum yang lebar. Dan mereka pun langsung disambut oleh mama Freya. “Sini sini ikut aku” ajak Freya. Mereka bertiga pun mengikuti Freya. “Wah ada halaman belakang ya.” ucap Vany. “Wah bagus juga rumah mu.” ucap Vik “Ah, ga kok ini rumah dinas papa” ucap Freya. Mereka pun mengobrol di halaman belakang. Tak lama mama Freya memanggil Freya untuk masuk dan makan bersama. Mereka pun masuk dan makan bersama, dan mengobrol bersama. Malam pun semakin larut. Sudah ada beberapa tetangga yang ijin untuk pulang lebih awal, karena besok mereka harus bekerja. Dan hanya tersisa beberapa orang yang masih ada di rumah Freya. “Freya, kami pulang dulu ya. Buat undangan makan malamnya ya.” ucap oma Boen. “Iya oma sama - sama.” balas Freya. Oma dan Opa Boen pun meninggalkan rumah Freya. Terdengar suara mama Freya di ruang tamu sedang asik mengobrol asik tentang sekolah bersama mama Vivin. Mama Freya memang ingin mencarikan sekolah yang bagus untuk Freya. Mereka asik mengobrol dan sesekali tertawa. Freya pun mengajak Vivin, Vany, dan Vik ke halaman belakang lagi. Freya pun mulai bertanya dimana lagi ada tempat yang indah selain di bukit tadi pagi. Dan mereka bertiga pun memberikan beberapa tempat yang menarik untuk di kunjungi. “Besok pagi ya aku ajak kamu ke tempat yang lain.” ucap Vany. “Iya. Besok aku ikut kalian ya.” ucap Freya. “Boleh, nanti pagi kita ketemu di perempatan deket warung ya.” balas Vik “Boleh deh kalian mau jam berapa?” tanya Freya. “ Jam 8 aja ya.” ucap Vivin. “Baiklah jam 8.” balas Freya. Tak lama ada suara memanggil Freya dan teman - temannya. Mereka pun langsung menuju ke ruang tamu. Dan disana papa mama mereka ber tiga sudah bersiap untuk pulang. “Kami pamit ya, karena sudah malam juga, terimaksih buat undangannya.” ucap mama Vany. “Ah iya, sama - sama kami yang terimakasih karena sudah datang.” balas mama Freya. Dan Vivin, Vany, dan Vik pun turut pamit. Setelah semua tamu pulang, mama dan papa Freya mulai membagi tugas. Mama membersihkan meja dan dapur, Freya membereskan piring - piring kertas, dan papa membuang sampah. Dan setelah itu pun mereka mengobrol sejenak sambil berisitirahat. Setelah itu mereka pun bersiap untuk beristirahat. Freya pun naik ke atas dan masuk ke kamarnya. Freya sangat bersemangat menanti esok hari karena ternyata disini banyak tempat menarik dan indah. Freya pun berganti pakaian dan langsung merebahkan tubuhnya diatas tempat tidurnya. Menarik selimut dan memejamkan matanya. Tidak sabar menanti esok pagi. Freya pun terlelap. To be continue….
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN