Tempat ini sangat menarik

1448 Kata
Hoaaam.. Freya menguap setelah terbangun dari tidurnya. Ia pun melihat jam sudah menunjukan jam 7 pagi. Dan sinar matahari sudah mulai memasuki kamar Freya. Ia pun segera beranjak dari tempat tidurnya dan menuju kamar mandi. Setelah siap, ia pun turun.   “Pagi Freya..Yuk sarapan, sebentar lagi papa harus berangkat kerja.” ucap papa “Pagi Freya, gimana tidur mu semalam?” sambung mama. “Pagi pa, pagi ma..tidur ku lumayan enak sih ma.” balas Freya Kemudian mereka ber 3 pun menyantap sarapan bersama. Dan setelah itu papa Freya pun pamit dan berangkat kerja.   “Kamu hari ini mau kemana?” tanya mama. “Aku mau main sama Vivin, Vany, dan Vik ma.” balas Freya. “Ya sudah, jangan main jauh - jauh ya.” ucap mama “Iya ma.” balas Freya.   Freya pun melihat smartphone nya, dan ia melihat sudah jam 7.45. Freya pun pamit dan bergegas ke tempat yang sudah di tentukan. Saat keluar rumah Freya melihat Oma Boen sedang menikmati secangkir teh di teras rumah. Ia pun menyempatkan menyapa Oma Boen. “Mau kemana buru - buru Freya?” tanya Oma Boen. “Mau ketemu sama Vivin, Vany, dan Vik oma.” Balas Freya. “Oh, hati - hati di jalan Freya.” ucap Oma Boen. “iya oma, terimakasih” balas Freya. Ia pun segera melangkah kan kakinya.   Setibanya di perempatan, memang ada sebuah warung. Di warung tersebut banyak orang yang sedang manikmati sarapan paginya. Freya pun menunggu teman - temannya. Dan tak lama mereka pun datang. “Sudah lama disini ya?” tanya Vany. “Ga sih baru aja” balas Freya. “Yuk kita berangkat.” ajak Vivin. “Yuk perjalanan agak lumayan jauh dari sini.” ucap Vik. Dan mereka pun mulai berjalan.   Baru beberapa melangkah kan kakinya, tiba - tiba ada seseorang yang memanggil Vivin. “Vivin, nanti tolong bilangin mama, cake nya besok baru bisa diambil ya.” ucap seorang wanita yang baru saja keluar dari rumahnya. “Oh iya Tante Diana, nanti aku bilang mama ya.” balas Vivin. “Siapa?” tanya Freya. “Oh itu Tante Diana. Tante Diana biasanya suka buat cake untuk acara - acara di tempat ini. Tante Diana juga terkenal karena semua cake buatannya enak - enak. Selain itu tante Diana juga suka jualan kue di pasar dekat sini.” Balas Vivin. “Iya bener tuh enak - enak semua cake nya dan biasanya Tante Diana punya pelanggan tetap” ucap Vany. “Yuk udah kita berangkat, nanti kesiangan” Ucap Vik.   Dan mereka pun melanjutkan perjalanan. Melawati luasnya hamparan padang rumput yang hijau dan melewati sungai kecil. Mereka berjalan pun sambil tertawa dan Freya pun sempat memfoto beberapa pemandangan yang bagus dan menarik. Mereka pun sempat foto bersama.   Dan mereka pun tiba di sebuah danau yang luas langitnya dipenuhi oleh burung - burung yang terbang dan di sekitar danau banyak orang yang sedang memancing. “Kita sampaiii.” teriak Vik dengan semangat. “Bagus nya..”ucap Freya kagum. “Bagus kan, kita juga sering kesini.” ucap Vivin. “Vik, bilangin papa, kalau mau mancing Om siap temanin papa kamu sehari semalam ya.” ujar seorang pria dari belakang mereka sambil tertawa. “Ah si om kagetin aja. Iya ntar Vik bilangin ya.” balas Vik sambil tertawa. “Kalian hati - hati main disini ya, licin” kata pria tersebut. “Iya om.” kata mereka serempak. Freya pun tertegun. “Itu Om Wi..Biasa Om Wi sama papa suka mancing bareng di danau sini sama papa.” ucap Vik. “Om Wi buka bengkel di belakang rumahnya. Tuh rumahny disana, deket dari sini.” ucap Vik sambil menunjuk ke arah rumah Om Wi Freya pun mengangguk - angguk. Mereka pun mulai berfoto - foto disana, bercanda dan bermain disana.   Tiba - tiba pesan singkat pun masuk ke smartphone Freya. Freya pun membaca pesan yang baru saja masuk. Ternyata pesan dari mama. “...sudah siang Freya, pulang makan dulu. Mama tunggu kamu ya, makan siang sama - sama…” isi pesan textnya. “Kalian disini sampai kapan?” tanya Freya. “Kenapa?” balas Vany. “Aku harus pulang dulu, mama suruh aku makan siang dulu.” “Jam berapa sih ini? Wah udah jam setengah 1. Pantesan perut aku rasanya aneh.” ucap Vik sambil tertawa. Mereka ber 3 pun tertawa geli mendengar ucapan Vik. “Yuk kita pulang, nanti kita kesini lagi.” Ucap Vivin.   Mereka ber4 pun langsung berjalan pulang. “Vik mau kemana?” tanya Om Wi. “Udah mau pulang om, udah siang.” balas Vik. “Ya sudah ati - ati ya. Salam buat mama papa.” ucap Om Wi. “Okay Om.” balas Vik. Mereka pun kembali menuju jalan pulang. Melewati sungai kecil dan padang rumput yang hijau. Mereka pun tiba di perempatan warung, dan kemudian berpisah menuju rumah masing - masing.   Sesampainya dirumah, Freya pun langsung membersihkan diri, setelah itu Freya langsung menuju ruang makan. “Ma, masak apa?” tanya Freya. “Mama masak sop nih. Yuk makan.” balas mama. Mereka pun makan bersama. Freya pun menceritakan perjalanan Freya melihat tempat - tempat yang indah di tempat ini. Mama pun terlihat sangat menyimak cerita Freya. Setelah itu pun Freya menuju kamarnya dan merebahkan badannya diatas tempat tidurnya. Ia juga melihat - lihat hasil fotonya. Betapa kagumnya Freya dengan tempat ini. Ternyata tempat ini tidak seburuk yang di bayangkan Freya.   Tak lama pesan singkat pun masuk ke smartphone nya. “...mau ke danau lagi…?” pesan dari Vany “..mau dong..” balas Freya. “...ketemu di tempat tadi ya..” balas Vivin. Freya pun langsung bangun dari tempat tidurnya dan segera turun kebawah. Sesampainay di bawah Freya bertemu dengan mamanya yang sedang menonton tv di ruang tamu. “Mau kemana Freya?” tanya mama. “Mau ketemu Vivin, Vany, dan Vik lagi ma.” balas Freya. “Jangan sore - sore pulangnya ya.” ucap mama “Iya ma.” jawab Freya   Dan Freya pun langsung menuju ke tempat yang sudah di janjikan, Disana pun mereka ber 3 sudah berkumpul. “Kalian sudah lama?”tanya Freya. “Belum, baru aja si Vany datang.” balas Vivin. “Yuk berangkat.” Ucap Vik. Mereka pun akhirnya berangkat ke danau lagi.   Setibanya disana mereka melihat Om Wi sedang sibuk di bengkelnya. Terlihat ia sedang memperbaiki beberapa pompa air yang rusak. Dan mereka pun kembali bermain dan berfoto bersama. “Selain disini dan buki yang kemarin ada temoat yang indah dimana lagi teman - teman?” tanya Freya. “sebenernya ada beberapa tempat lagi,kita atur aja kapan mau berangkatnya.” ucap Vik. “boleh - boleh.” Ujar Freya. Dan mereka pun bermain sampai sore hari.   Dan tiba-tiba Vivin merogoh kantong celannya dan mengambil smartphonenya. Ternyata pesan singkat yang masuk ke smartponenya dari mamanya yg meminta segera pulang sebelum larut. “Teman -teman sudah setengah 5. Kita pulang yuk” Ucap Vivin. “Ayo deh kita pulang. Nanti malam kita bahas buat besok ya” balas Vany. Mereka pun ber empat segera pulang ke rumah.   Setibanya dirumah, Freya langsung naik ke kamar dan mandi. Setelah mandi Freya pun beristirahat. Tak lama terdengar suara mobil yang berhenti di depan rumah. Sayup - sayup terdengar suara papa yang baru pulang. Freya pun menonton tv sambil chat dengan teman - temannya.   Waktu pun menunjukan jam 7 malam. “Freya..kita makan yuk..” ajak papa. Freya pun keluar dari kamarnya dan turun kebawah. Setelah dibawah, ia pun menuju ruang makan. Sepeti biasa papa dan mama Freya sudah menunggu. “Yuk kita makan Freya. Papa sudah lapar.” ajak papa Freya sambil tersenyum. “Ayo pa.” balas Freya. Mereka ber tiga pun makan. Setelah makan mereka membereskan sisa - sisa makanannya. Dan kemudian menuju ke ruang tamu.   Freya menceritakan apa yang di lakukan pada hari ini. Sambil memperlihatkan beberapa foto yang diambil melalui smartphone nya. Papa mama senang kalau Freya ternyata suka tinggal di tempat ini. Mereka pun menghabiskan waktu hingga malam.   Akhirnya Freya pun naik ke atas dan masuk ke kamar nya. Badannya terasa lelah sekali, tapi hatinya senang sekali. Seketika itu juga ia merebahkan badannya diatas tempat tidurnya. Dan ada pesan masuk. “...besok jam 8 lagi ya…” pesan dari Vivin yang masuk ke smartphone Freya. “...oke...” Balas Freya. “...ditempat tadi ya kita ngumpulnya…” ucap Vik. “...Iya di tempat tadi ya Freya…” sambung Vany. “...baiklah…” balas Freya.   “Tempat ini sangat menarik” ucap Freya dalam hati sambil tersenyum.   Freya pun meletakan smartphonenya dan memasang musik. Kemudian, Freya pun mulai manarik selimutnya dan meredupkan lampu kamarnya. Dan ia pun tidur terlelap.       To be continue…    
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN