73.

1577 Kata

"Aska? Aska bangun!" panggil Sia lagi mencoba membangunkan pria itu. Sia beralih mengambil duduk di tepi ranjang sambil membangunkan Aska. "Aska, ayo bangun!" panggil Sia lagi sedikit lebih keras. Kali ini gadis itu sedikit mengguncang tubuh Aska yang kedua matanya masih terpejam rapat. "Rasya..." gumam lirih pria itu kemudian dengan tetap mempertahankan pejaman matanya. "Aska!" panggil Sia lagi. Gadis itu semakin cemas melihat Aska yang mengigau dalam tidurnya. "Rasya..." "Aska, ayo bangun! Buka matamu!" seru gadis itu lagi sembari mengguncang tubuh Aska semakin kuat. Dan akhirnya berhasil. Pria itu dengan perlahan membuka kedua matanya sambil mengerjap pelan. Tatapan matanya terlihat tidak fokus menatap ke depan. "Aska, kamu gak apa-apa kan? Kamu sakit. Kita ke rumah sakit sekarang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN