76.

1577 Kata

Bibir Aska tetap bekerja melumat dan menyesap kuat bibir manis Sia hingga terlihat membengkak. Bahkan pria itu juga melakukan gigitan-gigitan kecil saking gemasnya. Dan Sia bisa merasakan panasnya bibir dan napas Aska yang menyatu dengan miliknya. Sia memukul dan mendorong tubuh kekar Aska yang tentu saja itu hanya suatu tindakan yang percuma. Gadis itu semakin panik ketika dirasa napasnya semakin terasa menipis. Hingga sesuatu yang basah terasa jatuh di sebelah pipi gadis itu. Sambil tetap mengatupkan bibirnya rapat-rapat untuk menahan lidah Aska yang bergerak mendorong ingin masuk ke dalam mulutnya, Sia membuka kedua matanya dan gadis itu bisa melihat air mata yang telah mengalir di wajah tampan Aska. Sia menjadi tertegun sejenak saking terkejutnya melihat air mata Aska, dan hal itu berh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN