“Mr. Claybourne, ini adalah file yang Anda minta.” “Ya, letakkan saja di sana.” Helena meletakkan flashdisk di tangannya ke atas meja kerja Justin yang saat ini tengah fokus menatap layar laptopnya. “Mau aku buatkan kopi, sir?” Justin mengangguk sekali, membiarkan Helena berkutat dengan mini-kitchen-nya. Selang beberapa saat kemudian, perempuan itu kembali dengan segelas panjang es kopi. Berjalan dengan elegan di atas lantai keramik dan mengangsurkannya pada Justin. Ketika sampai di dekat pria itu, Helena sengaja melipat kaki kanannya di depan sehingga seolah-olah ia tersandung dan tersungkur ke depan. Mau tidak mau, isi di gelas yang ia bawa tumpah mengenai baju dan celana Justin. Justin berjengit kaget dan bangkit dari duduknya sambil menatap kemeja putihnya yang bernoda kopi deng

