°° "Sebentar lagi Adek harus nemenin Bunda ya, jangan ikut ke pemakaman. Biar Abang dan suamimu yang ngurus," kata Bang Syahrir. Aku ingin ikut mengantarkan ayah untuk yang terakhir kalinya, tapi Bang Syahrir tidak membolehkan ku ikut. Katanya lebih baik di doakan dirumah, dan aku harus menemani bunda. "Dengar Dek," serunya lagi. "Iya Bang," Selamat jalan Yah, aku selalu menyayangimu, aku tidak akan menangisi kepergianmu lagi, tenang lah disana, aku akan terus meminta kepada Allah agar menempatkan Ayah di surgaNya. °° Sudah 7 hari ayah meninggalkan kita, tetapi duka itu masih ada. "Dek nanti Adek pulang ya, kasian suamimu sendirian," ucap Bunda mengelus pucuk kepalaku yang berada di pangkuannya. Selama 7 hari ini aku menghabiskan waktuku bersama bunda, tidur dengan bunda, bertuk

