°° Kuambil sapu dan alat bersih bersih lainnya, kubersihkan debu-debu yang menempel pada rak-rak buku Mas Jiddan, kutata semua agar nanti Mas Jiddan tidak capek membersihkannya. Aku tak sengaja melihat sebuah foto yang di selipkan pada sebuah buku. Aku ingin melihatnya tapi aku takut jika Mas Jiddan marah, jika tidak di lihat aku penasaran foto apa itu. Kuambil dan kulihat foto itu dengan seksama. Oh foto Mbak Mira, batinku. Aku tertawa miris atas pernikahanku ini. Aku menghembuskan nafasku pelan. Sakit sekali rasanya, aku berusaha agar pernikahan ini utuh tapi dia berusaha agar pernikahan ini runtuh. Buru buru aku membersihkan ruangan ini, aku tidak ingin menemukan hal hal lain yang membuatku semakin sesak. °° Sudah pukul 23.00 tapi Mas Jiddan tak kunjung datang. Tidak biasanya dia

