Bab 19. Mia Hilang

1114 Kata

Maya menggigit bibir bawahnya keras, bahkan sangat keras hingga permukaan bibirnya memerah. Air matanya berjatuhan, dadanya terasa sesak. Ia sudah dibuat khawatir karena Mia yang tiba-tiba menghilang, ditambah dengan ancaman Sofia yang menambah kekhawatiran menjadi berkali-kali lipat. Bagaimana jika Mia terluka dan Sofia benar-benar mengambil Mia darinya karena dinilai tidak becus mengurus putri semata wayangnya itu. "Mommy tenang dong, Mia pasti ketemu. Dia gak bakalan kenapa-napa," ucap Ryan, ia tahu ancaman Sofia membuat Maya semakin merasa gelisah. "Ya udah, cepat cari dia sekarang juga, Ryan. Pokoknya, kalau Mia sampe cidera barang sedikit pun, Mommy gak akan pernah memaafkan kamu, dan dia!" bentak Sofia menunjuk wajah Ryan dan Maya secara bergantian. Ryan menarik napas dalam-dalam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN