Bab 18. Mengambil Mia

1008 Kata

Maya sontak berdiri tegak dengan gugup, memandang wajah Ryan lekat. "Ryan," sapanya lemah dan bergetar. Ryan meraih, menggenggam telapak tangan Maya lalu berdiri tepat di sampingnya. Kedua matanya nampak lekat menatap wajah sang ibu. Sudah saatnya ia berkata jujur mengenai hubungannya dengan Maya, juga siapa Mia sebenarnya. "Mia putra kami, Mom. Karena Mommy memisahkan kami tujuh tahun lalu dan memberikan undangan palsu sama Maya, anak itu tumbuh tanpa seorang Ayah," kata Ryan dengan wajah serius. Sofia menarik napas panjang lalu menghembuskannya secara perlahan. Dugaannya sama sekali tidak meleset, pantas saja ia merasa memiliki ikatan batin dengan Mia, ternyata Mia memang cucu kandungnya sendiri. "Singkat saja, Mommy mau mengambil Mia dari Maya," ucap Sofia tanpa basa basi. Maya ter

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN