"Tapi kenapa, Ryan?" Sofia semakin merasa penasaran. "Mia itu anak satu-satunya, Mom. Kasihan Ibunya dong kalau Mommy adopsi dia, gak bakalan dikasih juga," jawab Ryan. Sofia terdiam mencari cara agar bisa bertemu dengan ibunya Mia. Jika Ryan tidak mengizinkannya bertemu dengan wanita itu, maka dirinya akan mencari dan menemuinya sendiri. Walau bagaimanapun, ia harus mengadopsi Mia bagaimanapun caranya. Jika perlu, dirinya akan menggelontorkan uang yang tidak sedikit agar wanita itu bersedia memberikan Mia. "Mommy paham apa yang saya katakan?" tanya Ryan memandang wajah Sofia dalam-dalam. "Iya, Mommy paham," jawab Sofia ketus dengan wajah masam. "Ya udah, saya istirahat dulu, ya." Sofia hanya menganggukkan kepala masih dengan ekspresi wajah yang sama. Sementara Ryan segera bangkit la

