Bab 16. Keraguan

1009 Kata

"Gak bisa, Mom. Ibunya Mia lagi sibuk," tolak Ryan dengan gugup. "Meskipun saya Direktur di sini, tapi saya gak bisa sewenang-wenang gini dong. Lagian, sekarang 'kan jam istirahat, Ibunya Mia pasti lagi istirahat." Sofia memutar bola matanya kesal. "Ya udah, Mommy pergi aja kalau gitu!" decaknya. "Kamu ini, jadi Direktur ko lembek banget sih! Kesel Mommy!" Ryan menghela napas lega, ia pikir ibunya akan memaksakan kehendaknya, tapi Sofia lebih memilih untuk mengalah tidak seperti biasanya. Sepertinya, kehadiran Mia mampu melunakkan sikap keras Sofia. Sofia mengalihkan pandangan matanya kepada Mia. "Kita berangkat sekarang, Mia. Hari ini kita akan bersenang-senang, oke?" Mia menganggukkan kepala dengan wajah ceria. "Oke, Oma. Aku udah gak sabar pengen bersenang-senang sama Oma." "Kalia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN