Gairah Nathalie kian membludak, bahkan pandangannya ikut mengabur. Namun bersamaan dengan itu, gejala mual juga mengaduk-aduk perutnya untuk segera dimuntahkan. Nathalie mengerjap, mencoba mengatur kejelasan pandangan matanya. Sedangkan Daffin terus menghindari kecupan agresif yang dilayangkan wanita ini. “Nath, udah! Jangan begini, aku ngak bisa. TOLONG!” ujar Daffin mendorong tubuh Nathalie agar menjauh darinya. Dia mengambil kesempatan kabur saat Nathalie jatuh terjerambab ke lantai. Di luar kamar ada dua orang penjaga, Daffin meminta anak buahnya itu mengambilkan air minum dan juga air kelapa muda. “Kalian tolong ambil air minum yang banyak dan kelapa muda. Bawa segera ke sini, cepat!” perintah Daffin memberi perintah. Dia mengintip lagi ke kamar, di sana Nathalie meracau tak jelas

