Mendengar suara kamar yang dimasuki mama keduanya—Valeria–terbuka. Aldrick bergegas mengayunkan kaki kecilnya keluar dari kamar tamu. Aldrick melihat Valeria terburu-buru, dengan tangannya menutupi hampir separuh wajah seperti orang tengah menangis. "Mama Valeria," panggil Aldrick dengan suaranya yang khas, menghentikan langkah Valeria di sana. Aldrick berlari kecil menuju tempat mamanya Valeria berdiri. Anak lelaki duplikat sang ayah mengadahkan wajahnya, mengukir senyum menawan menyapa mama keduanya itu. "Mama mau ke mana? Boleh Aldrick ikut?" tanya Aldrick yang sempat melihat kunci mobil di tangan Valeria. Valeria membawa kunci mobil miliknya yang memang sering kali dibawa Marchello untuk beberapa kepentingan. Valeria lantas meremas tangannya, menyembunyikan benda itu dari penglihat

