83

1574 Kata

“Satria, ini waktunya mama periksa lagi, kan? Tapi dokter Rina yang biasa mama periksa di PMI katanya ambil cuti.” Satria mengangguk menanggapi saat tangannya sibuk membungkus jamu dengan apik, jamu itu akan ia bawa ke sebuah apartement tempat dimana Kikan tinggal. “Jadi mama mau periksa minggu depan atau ganti dokter lain dulu sementara?” “Mama mau ke BMC aja, mau periksa sama dokter dermatologis sama fisiotherapy di sana.” Satria terhenyak, ia menjeda aktivitasnya dan segera menoleh pada ibunya. “Kok tiba-tiba di BMC? Kan PMI juga masih punya banyak dokter selain dokter Rina, kan?” “Di BMC gak bisa pakai BPJS ya, Sat?” Satria lagi-lagi terdiam. Sesungguhnya dia malu saat ternyata mamanya mengetahui bahwa selama ini Satria membayar dengan bantuan BPJS. Mau bagaimana lagi? Mereka b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN