General Hosiptal, 31 Third Hospital Ave, Singapura. Pagi itu keadaan rumah sakit sama seperti biasanya, tidak terlalu ramai tetapi beberapa anggota medis sibuk dengan tugasnya masing-masing. Cuaca pagi itu terasa hangat dengan matahari bersinar cukup terik dan udara segar dapat di rasakan di sepanjang lorong. Memang rumah sakit ini memiliki tingkat kebersihan yang terbaik. Satria mendorong kursi roda dimana sang mama duduk sambil menunduk, kemudian mereka duduk di salah satu bangku yang mana di depan mereka terdapat sebuah taman kecil dengan pohon-pohon bonsai dan bebatuan. Tak ada percakapan diantara mereka. Mama Mey diam sambil menatap taman kecil itu sedangkan Satria sibuk mengecek ponsel barunya, memastikan bahwa mereka tidak telat untuk konsul pagi ini. “Satria …,” panggil Mama Me

